Friday, May 19, 2017

Dibalik Usaha Untuk Bisa Hidup Sehat

Dibalik Usaha Untuk Bisa Hidup Sehat
Image by sysfifi

Ketika masih duduk di bangku sekolah, saya termasuk anak yang cukup gemuk dan doyan makan, tapi setelah sembuh dari sakit yang membuat saya harus dirawat lama, bobot tubuh saya pun menurun dan alhasil saya jadi kurus banget. Pakaian yang semula sempit dan kekecilan berubah jadi kebesaran, minimal sih pas dibadan. Gak cuma masalah pakaian aja, nafsu makan saya pun jadi berkurang banget. Dulu yang biasanya makan bisa lebih dari tiga kali sehari, dan doyan makan sayuran apa aja pun jadi sedikit doyan sayur, makan pun hampir sering hanya sekali sehari ditambah kesibukan pekerjaan yang mengharuskan saya begadang sampai pagi. Duh, bener-bener pola hidup yang gak sehat banget lah pokoknya. Dan gak jarang pula saya drop sampai harus ke dokter, tapi nasihat yang dokter kasih pun selalu menjadi angin lalu dan saya terus menjalani hari-hari tanpa perubahan. Dalam hati sih saya pengin banget merubah kebiasaan buruk itu dengan pola hidup sehat, tapi lagi lagi pekerjaan pula yang membuat saya lupa makan, lupa olahraga dan lupa menjaga anugerah yang sudah diberikan secara gratis oleh sang pencipta pada saya yaitu kesehatan.

Sampai satu hari saat ada waktu luang untuk santai, saya iseng-iseng searching berbagai tips menjaga kesehatan, merubah pola hidup sehat, bahkan cara memperbaiki nafsu makan. Dari banyaknya artikel yang sudah saya baca, rata-rata intinya adalah olahraga, makan buah dan sayur, serta minum vitamin. Wah, mudah ya kedengarannya, tapi buat saya sendiri untuk melakukan 3 hal sederhana itu rasanya berat kalau tidak benar-benar didorong untuk melakukannya. Di weekend pertama setelah saya mendapat pencerahan tentang pola hidup sehat, saya pun langsung mencobanya sambil berharap siapa tahu saya jadi suka olahraga bahkan jadi kebiasaan. Walaupun dengan melakukannya satu kali tidak lantas membuat hal itu jadi kebiasaan, tapi setidaknya saya ada usaha untuk memulai hidup sehat. Saya mulai dengan berjalan santai disekitaran komplek, dan ternyata jalan santai pagi-pagi itu memiliki banyak manfaat baik bagi kesehatan. Dan saya pun melakukannya beberapa pagi kedepan, tapi cuma jalan kaki aja apa sudah cukup? Nah, ini yang saya rasakan ketika saya mulai membiasakan jalan kaki pagi hari. Apakah sudah cukup hanya dengan berjalan kaki? Sedangkan saya belum merasakan efeknya setelah beberapa kali melakukannya.

Dibalik Usaha Untuk Bisa Hidup Sehat
Image by sysfifi

Tidak langsung berhenti, saya pun kembali searching tentang apa saja yang bisa saya lakukan untuk merubah kebiasaan buruk saya walaupun saya mencari cara yang paling mudah, hehe. Buah dan sayur, saya belum membiasakan untuk poin yang itu, karena memang saya kekurangan nafsu makan sejak beberapa tahun lalu. Saya hanya makan ketika saya mau, bukan ketika saya lapar, apalagi ketika bekerja terlalu fokus dan serius, saya sampai lupa makan. Tapi setelah baca-baca artikel yang saya pilih, saya mulai melakukan poin ke dua yaitu makan sayur dan buah. Tidak banyak sayur yang saya suka, tapi saya utamakan untuk mengkonsumsi sayuran hijau apapun rasanya, selain itu saya juga mulai mengkonsumsi buah-buahan kaya serat dan air entah itu dimakan langsung maupun di jus. Ini memang terkesan memaksa sih, tapi saya harus berusaha untuk hidup sehat. Poin pertama yaitu olahraga, saya setelah 3 bulan melakukannya dan saya mulai malas bangun pagi, kebiasaan itu pun mulai berkurang, tetapi saya tetap rajin mengkonsumsi sayur dan buah. Bahkan, jenis-jenis sayuran yang dulu saya tidak suka bisa menjadi kesukaan saya dalam waktu 2 bulan.

Sudah olahraga dan sudah makan buah dan sayur, tapi kok ketika bercermin saya gak melihat ada perubahan pada postur saya ya? Apa ada yang salah? Begitu saya berpikir keras ketika melihat tidak adanya perubahan setelah beberapa bulan saya berusaha hidup sehat. Akhirnya saya memutuskan untuk melakukan konsultasi ke dokter terkait usaha dan hasil dari pola hidup sehat yang sedang saya terapkan. Dokter bilang pada saya untuk jangan berhenti melakukan keduanya, yaitu olahraga dan makan makanan sehat. Tapi dokter juga menyarankan saya untuk mengkonsumsi vitamin penambah nafsu makan. Saya pikir, ada begitu banyak vitamin penambah nafsu makan yang bisa didapatkan di apotik atau bahkan kalau mau yang simple bisa konsumsi vitamin penambah berat badan yang tersedia dalam bentuk pil, tablet, maupun jus. Tapi berhubung saya orang yang tidak mau bergantung pada obat-obatan ataupu jus-jus serbuk yang tidak jelas, saya pun mengurungkan niat untuk mencoba poin ketiga itu.

Sampai suatu hari saya cerita pada Ibu saya tentang bobot saya yang tidak juga bertambah meskipun sudah mengikuti berbagai tips-tips hidup sehat yang bertebaran di internet. Dan beliau pun menyarankan saya untuk mencoba produk herbal dan alami untuk di konsumsi sebagai penambah nafsu makan. Dengan ketergantungan saya menggunakan internet, saya pun mencari berbagai referensi produk herbal yang aman untuk di konsumsi. Ada satu artikel yang menjelaskan tentang manfaat temulawak untuk memperbaiki nafsu makan, dan saya pun tertarik. Saya termasuk yang percaya kalau temulawak berkhasiat untuk memperbaiki nafsu makan sejak dulu. Buktinya dikeluarga adalah ayah saya, yang sejak saya masih kecil pun beliau rutin mengkonsumsi temulawak dan beliau telah merasakan manfaatnya sampai usia lanjut saat ini. Tapi cari temulawak yang aman emang masih ada jaman sekarang? Tadinya saya berpikir begitu sebelum akhirnya saya diberitahu ibu saya untuk mencoba Herbadrink Sari Temulawak yang berkhasiat memperbaiki nafsu makan. Ibu saya juga tahu dari temannya sih yang menjual produk herbal aman untuk dikonsumsi.

Dibalik Usaha Untuk Bisa Hidup Sehat
Image by sysfifi

Mulai sejak saat itu saya jadi sering mengkonsumsi Herbadrink Sari Temulawak yang ternyata khasiatnya gak cuma memperbaiki nafsu makan saja, tetapi juga membantu memelihara kesehatan hati. Gak percaya? Kalian mesti cari tahu segudang manfaat kebaikan dari sari temulawak yang sudah terbukti ampuh. Sampai sekarang Herbadrink favorit saya adalah yang Sari Temulawak dan diminum dingin-dingin sambil menikmati manfaat bertambahnya nasfu makan meskipun dengan segudang aktifitas seperti ngeblog, hunting foto, kerja bahkan quality time bareng keluarga. Nah, dari pengalaman saya belajar bahwa hidup sehat itu tidak susah, yang susah adalah mendorong kemauan untuk melakukan. Sehat itu tidak mahal, yang mahal adalah kembali sehat ketika sakit. Betapa baiknya kita menjaga kesehatan dengan mengatur pola hidup sehat dan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Ohya, jangan lupa kalau Herbadrink punya beberapa varian yang bisa kalian coba lho, ada Sari Jahe, Kunyit Asam, Kunyit Asam Sirih, Chrysanthemum, Kopi dengan Ginseng, dan Beras Kencur. Sudah pasti semua ada khasiatnya. Selamat mencoba teman-teman.



signature

No comments:

Post a Comment

< > Home
Not A Planning Blog © , All Rights Reserved.