Wednesday, April 29, 2020

Daily Recipe: Sweet Potato Pierogi with Honey (Cemilan Manis Berbuka Puasa)


Satu bulan lebih #StayAtHome ternyata membuat banyak orang jadi rajin berkreasi dan mencari-cari kesibukan selain Work From Home. Nah, kegiatan positif yang lagi cukup trending salah satunya adalah berkreasi pada masakan. Mulai dari resep kue, pudding, minuman, hingga berbagai resep lauk pauk yang kreatif banget bertebaran di mana-mana, dan gak cuma itu, menariknya lagi bukan hanya dari kalangan perempuan aja tetapi udah banyak juga cowok-cowok terutama anak muda yang ikut terjun berkreasi lewat masakan. Kegiatan memasak di kalangan millenial tampaknya jadi semakin menyenangkan dengan adanya aplikasi TikTok, selain menjadi wadah menciptakan video yang asyik saat memasak, ternyata juga menjadikan mereka influencer dadakan. Ya sudah kita bukan mau bahas aplikasi itu kok, yuk lanjut ke resepnya berikut ini.

Eh! Tapi sebelum itu saya mau cerita sedikit awal mula bikin pierogi ini. Jadi beberapa pekan lalu teman saya menemukan sebuah resep pierogi di internet, kemudian saat itu juga dia langsung ke daput untuk mencoba membuatnya. Dari resep yang ada, ternyata teman saya ini gak mengikutinya, justru malah membuat secara asal-asalan. Pierogi yang seharusnya di steam justru ia goreng dengan alasan kalau di steam takut gak enak karena pakai kulit pangsit yang terlalu tebal. Entahlah. Meskipun begitu, ternyata rasanya cukup enak, saya menyebutnya lumpia kentang karena lebih mirip lumpia ketimbang pierogi itu sendiri. 

Jadi, dari sanalah akhirnya saya buat Pierogi goreng ini, selain mudah membuatnya, bahan-bahan yang diperlukan juga tidak sulit dicari. Yuk langsung di simak resep sweet potato pierogi with honey berikut ini:

Bahan-bahan:
  • 10 lembar kulit pangsit
  • 150 gram ubi jalar *bisa diganti kentang
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm gula halus
  • 3 sdm madu
  • 2 sdm margarin cair
  • 1 butir telur (kocok lepas)
  • minyak secukupnya untuk menggoreng
Cara membuat:
  1. Kupas ubi lalu cuci hingga bersih, kemudian rebus dengan api sedang hingga ubi matang
  2. Setelah matang, angkat dan tiriskan. Lalu haluskan menggunakan whisk
  3. Selanjutnya masukkan margarin, garam, gula halus dan madu, aduk hingga merata
  4. Siapkan kulit pangsit, ambil sebagian adonan ubi menggunakan sendok dan taruh pada kulit pangsit. Rekatkan pangsit membentuk segitiga dengan olesan telur.
  5. Goreng pada minyak panas dengan api sedang agar tidak gosong. Setelah agak kecokelatan lalu angkat, tiriskan minyak
  6. Sajikan hangat dengan topping madu di atasnya
Nah, gampang banget kan cara membuatnya. Eittss!!! cara menikmati pierogi di keluarga saya ini agak berbeda lho, kalau saya biasanya memberi topping madu, sedangkan anggota keluarga saya  lebih suka menyantapnya dengan saus sambal. Meskipun begitu, pierogi goreng ini cocok untuk di makan dengan saus sambal ataupun madu. Tekstur kulit pangsit yang di goreng begitu krispi dengan isian ubi manis yang lembut banget bikin menu berbuka puasa lebih istimewa. 


Sekadar info, penampakan pierogi yang sebenarnya itu kayak gini, isian untuk pierogi sendiri berbagai macam, bisa manis bisa gurih, pedas atau asin, sesuai selera masing-masing. Tapi resep yang saya bagikan kayaknya lebih familiar di lidah orang indonesia gitu hahaha. Selamat mencoba :)


signature

Thursday, April 23, 2020

Tamago Boro: Cemilan Renyah Yang Populer Di Jepang

 Tamago Boro

Malam-malam pas lagi asyik scrolling instagram tiba-tiba muncul video resep Tamago Boro, wah boleh nih dicoba. Buat kalian yang belum tau apa itu Tamago Boro, jadi itu tuh biskuit yang cukup populer di Jepang. Bentuknya bulat kecil-kecil, sesuai namanya Tamago yang artinya telur, dan pembuatannya juga menggunakan telur. Saya suka banget jadiin Tamago Boro sebagai camilan karena teksturnya yang renyah dan rasanya gak terlalu manis dan gak bikin sakit gigi.

Awalnya saya coba Tamago Boro ini saya kira biskuit kentang, soalnya pertama kali kayak ada rasa kentangnya gitu. Ternyata terbuat dari tepung jagung, tapi ada juga lho yang terbuat dari tepung kentang. Semenjak jarang pulang ke rumah ortu, saya jarang beli Tamago Boro dan kebetulan sempat lupa nama biskuitnya apa waktu itu. Karena sempat pengen banget saya cari di google seperti ini:

Hahaha, siapa yang suka nyari tau lewat google dengan ngetik kata kunci sesuka hati kayak saya? Karena saya cuma mau tau nama biskuit kentang yang bentuknya bulat, jadi saya cari seperti itu kata kuncinya. Alhasil ketemu deh. Yap, nama biskuitnya Potato Boro bungkus hijau persis yang sering saya beli di agen makanan ringan. Ternyata bener yang saya suka makan itu versi potatonya. Kalau belum pernah coba, rasanya itu renyah banget, gurih dan agak mirip kue sagu jajanan jaman dulu. 


Balik ke cerita awal saya mau bikin Tamago Boro sebagai cemilan setelah menemukan resepnya di instagram, yuk langsung aja dicoba.

Bahan-bahan:

  • 1 bungkus tepung maizena
  • 4/5 sdm kental manis
  • 2 kuning telur

Cara membuat:

  • Kocok kuning telur bersama dengan kental manis sampai tercampur rata
  • Masukan tepung maizena secara perlahan sambil diaduk
  • Pastikan adonan siap untuk dibentuk, apabila adonan terlalu kering bisa ditambah air sedikit
  • Ambil sedikit bagian dan bentuk bulat-bulat
  • Panaskan teflon dengan api sedang sebelum adonan diletakkan
  • Setelah dirasa teflon cukup panas, masukan adonan, tata rapi jangan berdempet
  • masak dengan api kecil -/+ 30 menit hingga adonan berubah warna dan tekstur
  • Angkat kemudian tunggu agak adem lalu masukan Tamago Boro ke toples kedap udara


Gampang banget bikinnya dan gak ribet, yang penting butuh kesabaran ekstra ketika membentuk adonan bulat kecil. Resep ini basic banget ya, kamu bisa coba buat dari resep yang bertebaran di youtube atau di cookpad gitu. Pertama kali bikin ini hasilnya gagal, sampai Tamago nya gosong karena kelamaan masaknya. Tapi karena masih penasaran jadi saya coba buat kedua kalinya, dan akhirnya berhasil. Renyahnya dapet. Selamat mencoba dan semoga berhasil yaa :)

Tamago Boro



signature

Work From Home: Kembali Jadi Freelancer Rumahan

 WFH

Sekian lama menghilang dari kegiatan blogging, akhirnya saya memutuskan untuk kembali lagi. Sebenarnya sudah lama kangen nge-blog, tapi karena kesibukan kerja dan wara-wiri di dunia nyata, jadi saya vakum dulu sementara. Nah, sekembalinya saya ke dunia blogging, ada satu cerita yang saya bawa sejak pertama mulai nulis lagi. Ini nggak lain tentang kehidupan di masa pandemi yang sedang kita semua alami. Tapi saya gak mau bahas tentang virus, kalian semua pasti sudah bosan mendengar, melihat dan membacanya di seluruh media. Sesuai sama judulnya kok, saya mau bahas perihal Work From Home a.k.a WFH semenjak perusahaan tempat saya bekerja menerapkan kebijakan tersebut.

Jadi, perusahaan tempat saya bekerja menerapkan WFH sejak tanggal 20 Maret 2020, awalnya saya merasa nggak setuju karena toh jarak dari tempat tinggal ke kantor lumayan dekat, jadi buat apa WFH?. Tapi ternyata yang saya gak sadari adalah efeknya apabila kegiatan berkumpul di satu tempat memberi kemungkinan besar tertular virus. Well, hari pertama WFH saya agak merasa antusias karena pertama kali jumpa kawan melalui video converence. Itu artinya saya tetap harus mandi pagi dan berdandan. Biasalah, perempuan, dan saya juga tipe orang yang gak betah kalau kerja gak dalam keadaan "fresh". Sayangnya, di hari pertama saya mulai merasa kebingungan dan gak nyaman, tapi saya coba untuk tetap fokus ngerjain kerjaan saya. Kalian ada merasa gitu juga gak sih?

And then, hari ke-2, ke-3 WFH dan seterusnya saya bener-bener kehabisan ide dan merasa gak semangat kerja, bahkan setelah saya mengambil cuti 3 hari pun saya masih gak semangat dan gak fokus sama sekali. Di sela-sela waktu WFH juga, kadang saya gunain untuk tidur, mandi, masak, pergi belanja, bahkan netflix'an. Stop! jangan ditiru. Hahaha. Ada yang kayak saya juga? 10 hari WFH berlalu, akhirnya setelah dikejar deadline saya pun memutuskan kejar konten dalam semalam untuk 2 minggu ke depan. Alhamdulillah, kelar! Pastinya seneng, tapi tetap hal kayak gitu gak boleh jadi kebiasaan. Tapi semenjak WFH, jam tidur saya jadi berantakan banget, berat badan saya juga turun 3 kilo, kemalasan bertambah, kehidupan jadi membosankan. Padahal, saya bangun dari seorang freelancer yang sudah habitnya kerja dari rumah, cari ide tetap di rumah, ya pokonya gak kemana-mana. Tapi masih aja merasa bingung harus melakukan apa ketika benar-benar dirumahkan. 

Tapi itu kemarin-kemarin saat saya memang tidak di rumah sendiri, alias saat jadi anak mess. Sekarang setelah kembali ke habit dan ke tempat di mana saya mulai, saya tau harus berbuat apa di kondisi seperti ini. Saya juga jadi jarang kehabisan ide, setiap hari ada aja yang bisa saya lakuin, misal ikut online course, baking, cooking, ngurus tanaman, bikin prosa, baca buku, belajar desain, sampai ngutak-ngatik blog. Dan akhirnya saya mulai nulis lagi. Memang selama WFH ini saya merasa kembali jadi freelancer rumahan lagi kayak dulu, cuma bedanya ada tim-nya. Sedangkan dulu saat saya freelance saya gak punya tim dan kalau kehabisan ide gak di handle siapa-siapa jadi terpaksa harus memutar otak agar terus mengalir idenya. 

Hmm, tiba-tiba jadi mau bahas ini deh, ada gak sih dari kalian yang WFH dan baca blog ini mengalami ketidakpastian nasib kerja dari perusahaan sepreti saya? Awalnya setelah diberi penjelasan sih saya terima aja karena pilihannya cuma dua, bertahan atau udahan "kayak pacaran aja :D" hahaha. Jadi waktu itu saya pilih bertahan karena perusahaan masih memenuhi kewajibannya dan saya juga masih bisa tinggal di mess dengan segala fasilitasnya. Tapi setelah WFH dihentikan sementara alias tidak bekerja, kelanjutan dari nasib kerja pun jadi tidak ada kepastian. Tidak bekerja sementara ternyata sama rasanya seperti menjadi pengangguran, walaupun setelah jeda ini tetap akan kembali WFH "katanya". Entahlah, meskipun begitu rezeki pasti gak akan tertukar, ya kan :)


signature

Sunday, February 18, 2018

Kangen Belitung, Ini Tempat Yang Wajib Kamu Kunjungi Di Jakarta


Setelah kembali dari liburan yang menyenangkan akhir tahun lalu, rasanya sulit untuk segera move on dari kenangan selama berada di Belitung. Ya, pulau yang terkenal lewat film laskar pelangi ini memang patut diacungi jempol. Selain karena terdapat pulau-pulau kecil yang menakjubkan, Belitung juga punya wisata kuliner bersejarah yang tidak boleh terlewatkan jika kalian datang berkunjung. Salah satunya adalah kedai kopi kong djie khas Belitung yang memiliki banyak cerita bersejarah dalam tiap gelasnya. Di kedai kopi ini kita tidak hanya dapat menikmati kopi khas Belitung saja, ada pula berbagai makanan khas yang bisa kita nikmati juga. Soal rasa, jangan diragukan lagi, kuliner khas Belitung memiliki cita rasa yang kuat yang membuat para penikmatnya susah untuk melupakan.

Namun, rasanya selalu ingin kembali lagi untuk menikmati keindahan pulaunya dan juga kulinernya. Tapi jangan khawatir, untuk kalian yang kangen dengan sajian kuliner khas Belitung kini sudah ada tempat menarik yang bisa mengobati rasa kangen kamu dengan Belitung di Jakarta lho! Seperti apa sih? Penasaran? Yuk simak ulasan berikut, Kangen Belitung, Ini Tempat Yang Wajib Kamu Kunjungi Di Jakarta

Kong Djie Coffee Jalan Biak

Kedai Kopi Kong Djie Di Jakarta

Kedai kopi khas Belitung yang belum lama dibuka ini menjadi salah satu tempat yang wajib kamu kunjungi di Jakarta. Pasalnya, kedai kopi kong djie ini tidak hanya menyajikan kopi khas Belitung melainkan juga masakannya yang cukup terkenal. Contohnya mie Belitung atep. Bagi kalian yang sudah pernah mencicipi masakan ini pasti tau dong ya kalau mie Belitung atep memiliki cita rasa berbeda dari sajian mie lainnya. Mie basah dengan taburan tauge, potongan tahu, kentang, telur rebus dan irisan mentimun disiram kuah udang yang kental dimakan bersama emping dan disajikan dengan tatakan daun simpor ini benar-benar menggugah selera. Mie Belitung atep merupakan sajian kuliner yang sangat terkenal di kota Tanjung Pandan dan hampir jarang dilewatkan oleh para pelancong ketika berkunjung ke Belitung. Selain kopi dan mie khasnya, ada pula sajian cokelat Belitung yang sangat nikmat. Untuk kalian yang tidak suka kopi, cokelat Belitung ini adalah penggantinya dan akan lebih nikmat jika disajikan hangat saat musim hujan.


Kedai Kopi Kong Djie Di Jakarta

Kalau kalian ingin minuman yang segar, di kedai kopi kong djie jalan biak ini juga menyediakan es jeruk kunci khas Belitung. Biasanya, di Belitung minuman ini disajikan bersama dengan mie Belitung atep. Kini, untuk bisa menikmati sajian kuliner khas Belitung ini tidak harus jauh-jauh terbang ke Tanjung Pandan, kita sudah bisa menikmatinya di kedai kopi kong djie yang ada di Jakarta.

Lokasinya ada di Jalan Biak No. 32A – Jakarta Pusat. Posisi kedai kopi ini memang ada di pinggir jalan, namun hampir sulit ditemukan karena tempatnya yang cukup kecil. Jika kalian berkunjung ke kedai kopi ini, jangan lupa untuk ber-foto karena interior desain kedai kopi ini cukup instagramable. Ada black board yang berukuran cukup besar yang diberi gambar mercusuar pulau lengkuas, logo khas kedai kopi kong djie, hingga daun simpor. Selain itu, pemilik kedai juga merupakan orang yang sangat ramah, mereka tidak segan untuk membantu mengambilkan beberapa foto untuk mengabadikan moment pengunjung saat berkunjung ke kedai kopi kong djie miliknya.

Beberapa Kedai Kopi Kong Djie Di Jakarta

Kedai Kopi Kong Djie Di Jakarta

Selain ada di Jalan Biak - Jakarta Pusat, kedai kopi kong djie juga ada di beberapa lokasi dengan pemilik yang berbeda tentunya. Berikut ini lokasi kedai kopi kong djie di Jakarta yang bisa kalian kunjungi untuk mengobati kangen dengan kuliner khas Belitung.

Kong Djie Coffee Tanjung Duren

Jalan Tanjung Duren Barat II No. 11A, Jakarta Barat

Kong Djie Coffee Gading Serpong

Ruko Gadget A63 Jalan Kelapa Lilin Utara, Kelapa Dua – Tangerang

Kong Djie Coffee Citra 6

Ruko Sixth Avenue J5A – 17 Citra Garden 6, Jalan Peta Utara Kalideres – Jakarta Barat

Kong Djie Coffee Kelapa Gading

Ruko Grand Orchard Blok D17, Jln. Terusan Kelapa Hybrida Kelapa Gading – Jakarta Utara

Kong Djie Coffee Green Lake

Green Lake City Ruko New Castle No. B17, Cipondoh – Tangerang

Kong Djie Coffee Mangga Besar

Jalan Mangga Besar No. 42E Kota Tua, Tamansari – Jakarta Barat

Kong Djie Coffee Mutiara Taman Palem

Ruko Mutiara Taman Palem C8 No. 3 Cengkareng – Jakarta Barat

Kong Djie Coffee PIK

Ruko Elang Laut Boulevard Blok M1 No. 6 Kamal Muara, Penjaringan – Jakarta Utara

Nah, untuk kalian yang belum pernah atau bahkan belum sempat mencicipi sajian kuliner khas Belitung, wajib untuk mampir ke kedai-kedai kong djie coffee yang ada di Jakarta.


signature

Saturday, January 6, 2018

Cara Mudah Membuat Tanda Tangan Otomatis Di Postingan Blog


Lama gak share seputar blog, kali ini saya mau bagikan salah satu cara membuat blog kamu jadi makin ketjeh! Salah satunya dengan menambahkan atau membubuhkan tanda tangan kamu di setiap postingan blog kamu. Tanda tangan ini semacam watermark, jadi setiap selesai memposting maka kamu akan melihat tanda tangan atau watermark itu di postingan kamu. Dari beberapa yang saya lihat di situs para blogger, tanda tangan otomatis di postingan blog biasanya berupa nama mereka dengan sedikit ornamen khas blognya. Ornament ini bisa berupa doodle atau desain khas blognya, atau ada juga yang tidak menggunakan ornament apa-apa, hanya nama yang diketik dengan font sama dengan font yang dipakai di blognya.

Seperti apa sih penampakannya? Kamu bisa cek disini. Pada akhir postingan saya sudah tertanda tangan secara otomatis, cantik kan? Hehe. Nah, kalau temen-temen juga mau buat seperti itu supaya blognya makin cantik, simak dulu tutorialnya berikut ini:

 ExampleCARA MUDAH MEMBUAT TANDA TANGAN OTOMATIS DI POSTINGAN BLOG

Cara Membuat Tanda Tangan Otomatis Di Blog


Sebelum mulai ke tutorialnya, jangan lupa untuk siapkan desain tanda tangan kamu yang sudah berbentuk file PNG. Untuk membuat desain tanda tangan ini bisa menggunakan Photoshop, atau photo editor online seperti Photobucket atau PicMonkey. Kalau kamu mau lebih simple bisa gunakan random design saya dengan meng-copy link gambar dibawah ini.


"https://4.bp.blogspot.com/-YPlFeqeOhjI/WlB81SizzZI/AAAAAAAAAtw/MviXLJRUkf0HIB2weFsG9anNjNK-y68SACLcBGAs/s1600/design1.png"

"https://4.bp.blogspot.com/-8jKPtf4nb58/WlB81TwnNLI/AAAAAAAAAts/qmRAt6WIpVsGCnUOCwv5sKs0BziT-of4ACLcBGAs/s1600/design2.png"

"https://1.bp.blogspot.com/-BKJglnJHE5w/WlB81dliV0I/AAAAAAAAAto/WwqBe65AcW4vE4J-SDtp46KP2TGCYhXWACLcBGAs/s1600/design3.png"

"https://4.bp.blogspot.com/-qiCfYLctv84/WlB82elq35I/AAAAAAAAAt0/lVGSICEsR9A8S1HHh9MmBhGNNVsmxTT-QCLcBGAs/s1600/design4.png"

Signature Design by Notaplanningblog



Are You Ready? Lanjut ke tutorial pemasangannya.

  • Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah buka blog kamu dan masuk ke halaman Template kemudian klik Edit HTML dan cari kode berikut ini: <div class=’post-footer’> . Untuk lebih mudah mencarinya dengan mengetikkan Ctrl + F lalu copy kode dan klik enter.

  • Langkah kedua setelah kamu menemukan kode ini <div class=’post-footer’> kemudian salin kode dibawah ini tepat diatas kode tersebut.

<img src="http://Your-Link-Image.png" border="0" alt="your photo name"/>

  • Langkah ketiga sebelum kamu save, apabila kamu ingin membuat jarak antara tulisan dengan tanda tangan maka kamu bisa tambahkan kode berwarna hijau dibawah ini tepat diatas kode ini: <img src="http://Your-Link-Image.png" border="0" alt="your photo name"/> 
  • Kode: <br/><br/>

Jadi akhirnya akan seperti ini kodenya

<br/><br/>
<img src="http://Your-Link-Image.png" border="0" alt="your photo name"/>
<div class=’post-footer’>

 ExampleCARA MUDAH MEMBUAT TANDA TANGAN OTOMATIS DI POSTINGAN BLOG


Penasaran? Silakan diterapkan :) saya berharap semoga tutorial ini bisa membantu temen-temen yang sedang mempercantik blognya. Jangan lupa tinggalkan komentar kalau ada yang ingin ditanyakan atau ingin tutorial lainnya seputar blog supaya bisa saya buat segera. Terima kasih sudah berkunjung ke Not A Planning Blog.


signature

Tuesday, September 26, 2017

Jadi Lebih Baik Dengan Perubahan Yang Positif

 Jadi Lebih Baik Dengan Berhijrah

Satu minggu yang lalu, sebelum memutuskan untuk berhijab, Fany sempat dirundung kebimbangan tentang niatnya untuk berhijrah dari yang buruk menjadi lebih baik. Godaan untuk mengurungkan niat pun datang dari berbagai hal seperti rasa takut tidak siap, takut cemo’ohan, bahkan takut pada berbagai hal menyangkut tanggapan lingkungan pekerjaannya tentang perubahannya nanti. Sepertinya hal tersebut memang kerap kali ditemui oleh mereka yang berniat hijrah, sehingga membuat mereka berpikir lagi tentang keputusannya. Namun, meskipun begitu apabila hidayah Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah sampai kepadanya, pastilah tidak ada lagi keragu-raguan yang mampu menghalangi niat baik tersebut. Kisah inspiratif ini datang dari sahabat saya sejak duduk dibangku sekolah menengah pertama.

“Berhijrahlah dari yang buruk menjadi baik, Berhijrahlah dan raih Ridho-Nya”

Jauh sebelum terbesit niat untuk berhijrah, Fany hanyalah salah satu dari banyak perempuan yang mempunyai masa lalu tak menyenangkan. Masa lalu yang membuatnya pernah sangat terpuruk, membuatnya hampir kehilangan arah dalam menentukan masa depannya. Sama seperti hampir kebanyakan orang, Fany berusaha bangkit dari keterpurukannya dan mengambil hikmah dari masa lalunya hingga ia berani memutuskan untuk berhijrah ke jalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Saat ditanya alasannya hijrah, Fany menjawab karena ingin meninggalkan dan melupakan masa lalunya dan keinginannya untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar menjadi perempuan saliha dan manusia yang lebih baik lagi.

Dalam berhijrah, tentu akan ada saja hal-hal yang menghalangi, tetapi semua itu adalah ujian yang dapat mengangkat derajat kita sebagai manusia menjadi lebih baik dengan perubahan yang positif. Bila ditanya hal tersulit apa ketika ingin berhijrah, jawabannya tentu karena keinginan dan hati berkata lain. Bisikan-bisikan dan hasutan pun kerap kali membuat niatnya hampir saja surut, seperti bisikan ketika nanti berhijab maka tidak akan cantik lagi, lebih terlihat seperti ibu-ibu, rambutnya tidak terurus, panas dan ribet. Namun, semua itu ia lawan dengan tekad yang kuat untuk menjadi manusia yang taat meskipun akan ada orang-orang yang tidak setuju dengan keputusannya.

Beberapa kali ia sempat meminta pendapat sang Ibunda tentang keputusannya tersebut, namun Ibundanya menyerahkan segala keputusan tersebut pada Fany, agar keyakinan itu semakin kuat dari hatinya sendiri dan bukan dari orang lain apalagi dari sang Ibu. Tidak sampai disitu, Fany juga mulai rajin melaksanakan sholat tahajud untuk mendapatkan ketenangan dan kelapangan hati dalam menjalankan perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Beberapa kali Fany juga sempat bercerita pada saya tentang keinginannya untuk berhijrah, sebagai teman saya tentu merasa senang. Namun, saya juga tidak ingin memaksa apabila ia belum benar-benar merasa yakin. Sampai akhirnya saya tetap harus membantu meyakinkan bahwa tidak ada yang salah apabila kita memilih jalan yang benar, keraguan yang muncul hanyalah duri kecil yang mencoba menghalangi niat, tidak ada yang perlu ditakutkan.

Satu minggu kemudian, hari pertama ia menggunakan hijab setelah mantap akan keputusannya untuk berhijrah, ia merasa nervous, malu, takut, namun ia juga merasa aman, nyaman dan lega. Perasaan yang bercampur jadi satu ketika itu, tetapi ia tetap jalani secara perlahan tanpa ada perasaan terpaksa meskipun ia harus bangun lebih pagi untuk belajar menggunakan kerudung sebelum berangkat ke kantor. Tetapi, setelah hijrahnya justeru ia mendapat banyak repon positif dari lingkungan keluarga maupun lingkungan kerjanya. Banyak perubahan yang menurut saya cukup drastis pada Fany kini, ia jadi lebih mudah untuk mengikhlaskan segala hal yang memang bukan untuknya. Selain itu, rekan kerjanya yang biasa mem-bullying pun kini jadi mulai menjaga kata-katanya, menjaga sopan santunnya. Saya cukup salut dengan keputusan dan sikapnya, ia juga menjadi inspirasi buat saya untuk menjadi pribadi yang lebih taat, terutama dalam menjaga hidayah yang telah didapatkan. 

Saya juga bersyukur, karena dalam perjalanan menuju Ridho-Nya, Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga mengirimkan sahabat seperti Fany yang diberi hidayah untuk berhijrah dan menjadi seorang muslimah, membuat saya semakin bersemangat terutama dalam menuntut ilmu agama. Berharap Fany pun perlahan juga mulai belajar memperdalam ilmu agama sama-sama, menjadi wanita yang shaliha, sehingga persahabatan ini tidak hanya di dunia tetapi juga sampai ke akhirat.

Ketika kamu telah memutuskan untuk berhijrah, yakinlah dan jangan pernah ragu, berdo’a dan berserah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan meminta petunjuknya agar selalu diberi kekuatan untuk menetapkan hati atas keputusanmu untuk berhijrah. Berhijrahlah, kamu akan jadi lebih baik dengan berhijrah. Jangan menunggu nanti ketika hati sudah begitu yakin untuk berhijrah, sebab tidak ada yang tahu sampai dimana usia kita berakhir. Jangan sampai niat itu tak terlaksana karena terlalu sibuk dengan kesenangan dunia.

Saliha, tidak ada yang perlu ditakutkan saat memilih jadi lebih baik dengan berhijrah, sebab Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa menjagamu, menguatkanmu, dan menuntunmu untuk selalu berada di jalan-Nya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga telah menjamin segala rizki saat kamu takut apabila keputusan hijrahmu mengubah keadaanmu, yakinlah bahwa dengan perubahan yang positif akan membuatmu jadi lebih baik. Masalah akan selalu ada disetiap langkah, namun dengan percaya kepada janji Allah Subhanahu Wa Ta’ala kita akan bisa melewati segalanya.

Semoga kisah Fany, sahabat saya ini bisa menjadi inspirasi perempuan-perempuan yang masih ada keraguan dihatinya untuk berhijrah. Percayalah bahwa jodoh, rezeki dan maut telah diatur dan ditetapkan jauh sebelum kita lahir ke dunia ini. Jadi lebih baik dengan berhijrah, jadi lebih baik dengan perubahan yang positif.


signature

Monday, September 11, 2017

Cara Membuat Link Gambar Dengan Photobucket


Hello there, lovely!
Selain fokus terhadap konten, sebagai blogger kita juga perlu memperhatikan tampilan blog agar tetap menarik dan mudah di akses oleh siapapun. Tidak hanya artikel yang bagus tetapi juga desain blog yang enak dipandang dan membuat pengunjung betah berlama-lama di blog kita. Beberapa blogger mendesain blog mereka dengan memasang template, mulai dari yang keren, minimalis, bahkan sampai yang cute abis. Tidak cukup disitu, untuk memperindah tampilan blog juga diperlukan beberapa kreatifitas seperti menambahkan gambar atau foto pada sidebar, memasang button-button yang dapat melengkapi blog kita sehingga ketika pengunjung datang untuk membaca, mereka juga dimudahkan dalam mencari konten yang ingin mereka baca didalam blog kita.

Kalau di artikel sebelumnya saya membahas tentang cara menambahkan widget scroll to top pada blogspot, kali ini saya mau lanjut untuk membahas tentang cara membuat link gambar dengan photobucket. Temen-temen ada yang tau apa itu Photobucket? Yap! Photobucket adalah situs layanan hosting gambar dan video yang banyak digunakan oleh blogger untuk berbagi gambar ataupun membuat link gambar. Untuk lebih jelasnya tentang Photobucket bisa temen-temen baca di situs wikipedia yaa. Penasaran gimana cara membuat link gambar dengan Photobucket ini? Langsung simak tutorial berikut ini yuk!

Pertama-tama, pastikan temen-temen sudah punya gambar yang ingin digunakan, kalau belum bisa membuatnya dulu menggunakan PicMonkey atau menggunakan Photoshop, atau bisa juga photo editor apapun. Kalau sudah siap, langsung ikuti petunjuk dibawah ini:

Step 1: Untuk memulai klik disini dan registrasi terlebih dulu dengan menekan menu Free Account pada bagian menu bar atas, kemudian isikan form berikut dengan benar.


Step 2: Centang Captcha dan klik tombol Create Account, tunggu sampai muncul info konfirmasi email seperti gambar berikut


Step 3: Pergi ke halaman email dan konfirmasi kepemilikan akun Photobucket yang masuk ke email yang telah kamu daftarkan tadi


Step 4: Selamat! Akun kamu telah selesai dibuat. Selanjutnya adalah mengupload gambar yang sudah kamu siapkan tadi. Disini saya menggunakan gambar yang saya buat sendiri. Langsung saja klik button Upload


Step 5: setelah muncul tampilan berikut ini, jangan dulu mengupload gambar, pada bagian ini kamu bisa menentukan apakah gambar yang kamu upload ingin dibagikan kepada publik (pengguna Photobucket) atau hanya ingin menjadi privasi kamu sendiri. Untuk mengubah pengaturan ini silakan klik ikon yang diberi tanda panah berikut, pilih kemudian klik tombol Update


Step 6: Yasss! Sekarang waktunya mengupload gambar kamu dengan mengklik tombol Choose Photo & Video

Step 7: Sudah di upload tetapi kembali ke halaman sebelumnya? Jangan khawatir, cukup klik tombol View Library seperti berikut ini


Step 8: Halaman library adalah tempat gambar yang sudah kamu upload terkumpul disana, untuk mendapatkan link dari gambar-gambar yang sudah kamu upload cukup dengan menekan tombol share seperti gambar berikut ini dan copy link yang kamu butuhkan.



Link gambar yang sudah kamu buat tadi bisa kamu gunakan untuk keperluan desain blog misalnya kamu ingin menempelkan gambar lucu pada sidebar blog, kamu bisa membuat link-nya di Photobucket. Mudah kan? kalau kamu suka cara membuat link gambar dengan Photobucket ini jangan lupa di share ya, kalau kamu ingin request tutorial seputar blog atau kalau ada yang belum kamu pahami bisa bertanya langsung dikolom komentar, saya akan membalasnya sesegera mungkin. Terima kasih sudah berkunjung, happy blogging J


signature
Not A Planning Blog © , All Rights Reserved.